-4-

Al Imam Nasser Mohammed Al Yamani
10 - 03 - 1430 هـ
07 - 03 - 2009 مـ
12:31 مساءً
ـــــــــــــــــــــ



Bayan keterangan Al Mahdi Al Muntadhar Nasser Mohammed Al Yamani: Kaukab Saqar.. Nibiru Planet X


Dengan nama Allah Ar Rahman Ar Rahim, dari Al Mahdi Al Muntadhar Nasser Mohammed Al Yamani, dari kalangan Ahlul Bayt yang suci, khalifah Allah untuk manusia yang diutus dengan bayan keterangan yang benar bagi Al Quran yang mengandungi peringatan dan pengajaran, seorang pemimpin yang dinanti-nantikan, seorang pembantu dan pembela bagi Muhammad Rasulullah -shollallaahu ‘alayhi wa aalihii wasallam-, dan kerana itulah nama Muhammad sejalan dan selaras dalam namaku pada nama ayahku Nasser Mohammed

Supaya nama itu membawa pemberitaanku dan panji urusanku, aku tidak mendendangkan syair pada kalian dan tidak berlebihan dengan karangan, aku bersumpah demi Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, yang dapat melihat hakikat semua penglihatan sedang Dia tidak dapat dilihat oleh seluruh penglihatan, yang membangkitkan dan menghidupkan orang-orang mati di dalam kubur, Dia Maha Mengetahui mata-mata khianat dan segala yang terpendam di dalam dada, sesungguhnya aku adalah Al Imam Al Mahdi Al Muntadhar Nasser Mohammed Al Yamani

Seorang pemberi peringatan untuk manusia dengan bayan keterangan yang hak bagi Al Quran, dengan ilmu pengetahuan dan logik berdasarkan kenyataan yang sebenar, agar mereka mengetahui hakikat-hakikat ilmiah bagi Al Quran yang mengandungi peringatan dan pengajaran, yang di antaranya adalah Kaukab Api Saqar, pembakar kulit manusia dari zaman ke zaman, ia adalah apa yang kalian namakannya sebagai planet kesepuluh Nibiru Planet X


Aku bersumpah demi Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, yang telah menciptakan jinn dari nyalaan api, dan menciptakan manusia dari tanah liat seperti tembikar, Dia yang memasukkan malam ke dalam siang, bahawasanya yang kalian namakannya sebagai planet kesepuluh Nibiru Planet X adalah planet api Saqar, pembakar kulit manusia di era Al Mahdi Al Muntadhar Nasser Mohammed Al Yamani, yang mengundang seluruh manusia ke meja bundar hiwar, laman web Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani

Supaya aku ajarkan kepada mereka bayan keterangan yang sebenarnya bagi Al Quran, sebagai peringatan untuk umat manusia, bahawa mereka berada di era tanda-tanda besar Kiamat, antaranya adalah matahari mendapatkan bulan dan hilal lahir sebelum iqtiran, lalu matahari bertemu dengan bulan sedang ia berupa hilal, dan yang demikian itu menyebabkan bulan mengembung dan membengkak di awal bulan, sepertimana yang telah terjadi pada hilal bulan Syawwal tahun 1429H

Aku telah mengumumkan kepada kalian sebelum ianya terjadi semasa bulan Ramadhan, bahawa kelak matahari akan mencapai bulan pada malam lailatul qadar hari Ahad 28 Ramadhan 1429H, kerana itu aku telah mengumumkan kepada manusia, bahawa kelak Kerajaan Arab Saudi akan menyaksikan hilal Syawwal, tanpa syak dan ragu lagi, setelah terbenam matahari Isnin 29 Ramadhan 1429H, lalu mereka mengumumkan ‘Idulfithri kerana terbukti penampakan hilal Syawwal

Meskipun seluruh keterangan laporan ulama falak kalangan manusia, menyatakan akan kemustahilan untuk terjadinya yang demikian itu, menurut ilmu pengetahuan yang ada pada mereka, agensi NASA Amerika, bahawasanya berdasarkan ilmu pengetahuan mereka, kelak bulan akan tidak kelihatan sebelum matahari, mereka mengatakan: "Secara ilmiah dan logiknya, oleh kerana bulan, menurut hitungan falak yang tepat, kelak tidak akan muncul sebelum terbenam matahari Isnin 29 Ramadhan 1429H, maka tentulah Ramadhan akan disempurnakan tigapuluh hari"

Akan tetapi muncul keterangan Al Mahdi Al Muntadhar Nasser Mohammed Al Yamani yang bertentangan dengan seluruh keterangan laporan manusia, menurut penampakan hilal secara syara, dengan mengumumkan akan berlakunya perkara yang mustahil sebelum ianya terjadi kerana matahari telah mendapatkan bulan, sebagai tanda pembenaran bagi Al Mahdi Al Muntadhar yang memberikan peringatan kepada umat manusia, sebelum malam mendahului siang disebabkan melintasnya Kaukab Api, yaitu yang kalian namakannya dengan planet kesepuluh Nibiru Planet X

Demikian itu suatu petanda dari tanda-tanda besar Kiamat sebagai ancaman buat manusia, bagi sesiapa di antara mereka yang berkehendak untuk maju atau mundur, yang demikian itu adalah sebagai pembenaran bagi bayan keterangan yang hak bagi Al Quran, dalam firman Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa:

Sekali-kali tidak, demi bulan, (32) dan malam ketika telah berlalu, (33) dan subuh apabila mulai terang. (34) Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar, (35) sebagai ancaman bagi manusia. (36) (Yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur.(37)
Maha Benar Allah
[Al Muddatstsir]


Aku bersumpah demi Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung, bahawa aku tidak melagukan syair pada kalian, tidak juga berlebih-lebihan dengan prosa tanpa alasan yang dapat diterima, sesungguhnya orang yang telah memberikan peringatan tidak akan dipersalahkan wahai sekalian orang-orang yang berpaling dari bayan keterangan yang hak bagi Al Quran, yang menjadi kewajiban bagi Al Mahdi Al Muntadhar untuk semua manusia, supaya jelas bagi mereka kebenaran dari Tuhan mereka, bahawa ianya bukan sihir, bukan syair dan bukan karangan

Sesungguhnya aku adalah Al Imam Al Mahdi Al Muntadhar dari kalangan Ahlul Bayt, Nasser Mohammed Al Yamani, aku umumkan kepada seluruh muslim dan non-muslim, bahawa mereka telah memasuki era tanda-tanda besar Kiamat, sesungguhnya matahari telah mendapatkan bulan, dan kelak malam akan mendahului siang pada malam melintasnya Kaukab Api, yang kalian namakan dengan planet kesepuluh Nibiru Planet X


Wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku adalah Al Imam Al Mahdi Al Muntadhar, aku tidak berbicara pada kalian dari catatan-catatan kalian, bahkan aku berbicara dengan bayan keterangan yang sebenar bagi Al Quran, barang siapa yang beriman pada Al Quran, maka aku akan membimbingnya dengan Al Quran ini ke jalan yang lurus

Aku tidak menuruti suruhan syaitan dengan mengatakan terhadap Allah mengenai perkara yang tidak aku ketahui, janganlah kalian mengatakan terhadap Allah dalam perkara yang tidak kalian ketahui, dengan ucapan persangkaan yang tidak berguna sedikitpun untuk mendapatkan kebenaran, yang demikian itu adalah suruhan syaitan dan bukan dari perintah Ar Rahman

Kalian telah mengikuti suruhan syaitan dengan mengatakan terhadap Allah pada perkara yang kalian tidak mengetahuinya, lantas kalian tersesat dan menyesatkan, sekiranya kalian membenarkan bayan keterangan yang hak bagi Al Quran nescaya kalian mendapatkan petunjuk, namun jika kalian mendustakannya pasti kalian binasa


Barangkali ada seorang ulama umat Islam, Sunni atau Syi’ah, mahu mengatakan:
"Wahai Imam Nasser, engkau ini sangat pendusta lagi sombong, engkau bukan Al Mahdi Al Muntadhar, kami tidak mengetahui bahawa Kaukab Api Saqar adalah satu petanda dari tanda-tanda besar Kiamat, jika sungguh engkau benar-benar Al Imam Al Mahdi Al Muntadhar, maka bawakan kepada kami ayat-ayat yang jelas lagi menjelaskan, dari ayat-ayat muhkamat Ummul Kitab, yang menyatakan kepada kita bahawa Kaukab Api Saqar adalah salah satu tanda besar Kiamat, setelah matahari mencapai bulan sebagai ancaman bagi umat manusia, untuk sesiapa di antara mereka yang mahu maju atau mundur"

"Supaya umat Islam dan Ahlul kitab tahu bahawa Kaukab Api adalah planet kesepuluh Nibiru Planet X, agar ulama umat Islam dan Ahlul Kitab tidak mampu untuk mendustakanmu, lalu kebenaran tidak diragukan oleh umat Islam maupun Ahlul Kitab, bahawa Kaukab Api adalah benar-benar planet kesepuluh yang mereka namakan Nibiru Planet X tanpa syak dan ragu lagi, agar kami tahu ianya benar-benar Kaukab Api. Pembenaran terhadap suatu petanda dari tanda-tanda besar Kiamat, dan tanda pembenaran bagi Al Mahdi Al Muntadhar"


Maka Al Mahdi Al Muntadhar Nasser Mohammed Al Yamani membalasnya, aku katakan Allah Ta’ala berfirman:

Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya, dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu, dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia. (31) Sekali-kali tidak, demi bulan, (32) dan malam ketika telah berlalu, (33) dan subuh apabila mulai terang. (34) Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar, (35) sebagai ancaman bagi manusia. (36) (Yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur.(37)
Maha Benar Allah
[Al Muddatstsir]


Barangkali ada seorang ulama umat Islam atau bukan Islam yang mahu menyelaku, dengan mengatakan: "Wahai Al Mahdi Al Muntadhar Nasser Mohammed Al Yamani, yang empunya bayan keterangan bagi Al Quran, adakah hari melintasnya itu adalah sepertimana yang diramalkan oleh non-muslim, yaitu pada hari Jumaat 21 Disember 2012
?"

Untuk itu Al Imam Al Mahdi Al Muntadhar membalasnya dengan bayan keterangan yang hak bagi Al Quran: Ianya tidak akan mendatangi mereka kecuali dengan sekonyong-konyong, yaitu secara tiba-tiba membuatkan mereka terkejut dan panik, tiadalah mereka dapat menolaknya dan tidak pula mereka diberi tangguh

Pembenaran terhadap janji ancaman Allah dengan sebenar-benarnya pada firman Allah Ta’ala:

Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera. (37) Mereka berkata: "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekaIian adalah orang-orang yang benar?" (38) Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (di mana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan (tidak pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka tiada meminta disegerakan). (39) Sebenarnya (azab) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka
mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh. (40) Maha Benar Allah
[Al Anbiyaa]


"Jika demikian, bilakah Al Mahdi Al Muntadhar Nasser Mohammed Al Yamani menjangkakan kedatangannya?", untuk itu aku balas pertanyaannya dengan kebenaran, aku katakan:

Tersisa baginya satu jam qadariyah (jam takdir) sejak detik kelahiran hilal bulan Dzulqa’dah tahun 1428H, satu jam qadariyah adalah seribu jam qamariyah mengikut hitungan hari pada bulan, dan seribu jam qamariyah bersamaan dengan tigapuluh ribu jam bumi dari jam-jam yang berada di tangan kalian, hinggalah bilamana ianya telah berlalu dan berakhir, maka kalian tidak dapat minta diajukan sesaatpun dan tidak pula kalian dapat minta mundur

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
Dan mereka berkata: "Kapankah (datangnya) janji ini, jika kamu adalah orang-orang yang benar?". (29) Katakanlah: "Bagimu ada hari yang telah dijanjikan, yang tiada dapat kamu minta mundur daripadanya barang sesaatpun dan tidak (pula) kamu dapat meminta supaya diajukan". (30)
Maha Benar Allah
[Saba]

Dan setiap waktu Allah dalam kesibukan disebabkan doa dari hamba-hamba-Nya, sekiranya Allah berkehendak, pasti Dia akan menundanya lebih lama dari yang demikian, kerana setiap waktu Dia dalam kesibukan.

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
Katakanlah: "Tuhanku tidak mengindahkan kalian, melainkan kalau ada doa kalian. (Tetapi bagaimana kalian berdoa kepada-Nya), padahal kalian sungguh telah mendustakan? Karena itu kelak (azab) pasti (menimpa kalian)"
Maha Benar Allah
[Al Furqaan:77]

Jika kalian mendustakan maka kelak azab seksaan pasti menimpa kalian pada waktu yang ditentukan, hanya kepada Allah kembalinya segala urusan


Aku menginginkan keselamatan untuk kalian bukannya kebinasaan, janganlah kalian menunda dan menunggu untuk membenarkan bayan keterangan yang hak bagi Al Quran, sampai kalian menyaksikan bebatuan azab seksaan yang memedihkan

Sesungguhnya Muhammad Rasulullah -shollallaahu ‘alayhi wa aalihii wasallam- telah membuat para kuffar takut dengan kepingan-kepingan bebatuan dari langit disertai asap kabut (ad dukhan) yang nyata, kerana itu mereka mengatakan:
atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana yang kamu katakan
Maha Benar Allah
[Al Israa:92]

Sebab itu mereka mengatakan:
Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Al Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit,
[Al Anfaal:32]

Itulah bebatuan yang dijanjikan dari Kaukab Api Sijjil, sesungguhnya waktu yang ditentukan telah tiba sedang kalian tetap berpaling dari bayan keterangan yang benar


Barangkali ada seorang ulama pengkaji ruang angkasa di agensi NASA Amerika mahu menyelaku, dengan mengatakan:

"Jika benar seperti yang engkau katakan mengenai Kaukab Azab, maka buktikan pada kami kebenarannya secara ilmiah dari Al Quran, perihal orbit planet kesepuluh Saqar, kerana sesungguhnya kami telah menemukannya dengan ilmu pengetahuan modern, bahawa poros putarannya miring dari poros planet-planet lain sebanyak 45 derajat, dan disebabkan kecondongan ini, maka ianya akan mendatangi bumi dari arah hujung tepi-tepinya, yakni dari arah kutub"

"Sekiranya bumi ini benar-benar berbentuk bulat tentu tidak ada tepi-tepinya, namun bumi berbentuk hampir sfera, oleh kerana itu berbeza panjang garis lintang dan garis bujur, hujung tepi-tepi kedua kutub utara dan selatan"

"Adakah Al Quran ada menyebutkan bahawa Kaukab Azab akan mendatangi bumi dari hujung tepi-tepinya dan bukan dari arah timur dan barat
?"

"Oleh kerana Allah telah memberikan peringatan dan janji ancaman dalam Al Quran, untuk memperlihatkan pada kami tanda-tanda kekuasaan-Nya, supaya kami mengetahui dengan ilmu pengetahuan dan logik berdasarkan kenyataan sebenar, maka apakah dalam Al Quran ada pemberitahuan, yang menyatakan kelak Allah akan membuatkan kami mengetahuinya sebelum ia datang
?"
"Demikian itu kerana kami para ilmuwan agensi NASA Amerika, kami telahpun mengetahui tentang Kaukab Nibiru Planet X, kami tahu ianya akan mendatangi bumi dari tepi-tepinya, yakni dari arah kutub-kutubnya, lalu ia mengurangi bumi dari manusia pada hari melintasnya, bermakna ia membinasakan kebanyakan dari umat manusia, adakah Al Quran memberitakan pada kalian, jika benar Al Quran itu dari sisi yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui, bahawa Kaukab Azab akan mendatangi bumi dari tepi-tepinya"

"Begitu juga adakah Al Quran memberitahukan kalian bahawa kelak Allah akan membuatkan kami tahu tentangnya dan tahu ia telah mendekat, kerana itu Allah memperingatkan dan mengancam kami dengan demikian
?"


Maka dari itu Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani membalasnya, aku katakan: Allah Ta’ala berfirman:
Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi bumi, lalu Kami kurangi bumi dari arah tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dialah Yang Maha cepat hisab-Nya
Maha Benar Allah
[Ar Ra’d:41]


Ini termasuk ayat-ayat ilmiah yang kalian temukan dengan sesungguhnya dalam kenyataan sebenar, bukankah kalian telah menemukan secara ilmiah, planet yang kalian namakannya sebagai planet kesepuluh Nibiru, yang akan mendatangi bumi dari tepi-tepinya lantas mengurangi bumi dari penghuninya umat manusia
?
Demikian itulah Kaukab Api Saqar pembakar kulit manusia, yang akan tampak bagi mereka dari zaman ke zaman setelah berlalunya waktu yang lama, kelak Allah akan mengalahkan seluruh orang yang mengingkari Al Quran dengan Saqar, dan dengannya Allah akan memenangkan dan menzahirkan Al Mahdi Al Muntadhar kepada umat manusia di suatu malam sedang mereka menundukkan diri; orang-orang yang berpaling dari bayan keterangan yang hak bagi Al Quran

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (di mana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan (tidak pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka tiada meminta disegerakan). (39) Sebenarnya (azab) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh. (40) Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang selalu mereka perolok-olokkan. (41) Katakanlah: "Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari dari (azab Allah) Yang Maha Pemurah?" Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingati Tuhan mereka. (42) Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami. Tuhan-tuhan itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami itu? (43) Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi bumi, lalu Kami kurangi bumi dari segala penjurunya. Maka apakah mereka yang menang? (44) Katakanlah (hai Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan kepada kamu sekalian dengan wahyu dan tiadalah orang-orang yang tuli mendengar seruan, apabila mereka diberi peringatan"(45) Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhan-mu, pastilah mereka berkata: "Aduhai, celakalah kami, bahwasanya kami adalah orang yang menganiaya diri sendiri". (46)
Maha Benar Allah
[Al Anbiyaa]


Barangkali ada seorang dari kalangan ulama umat Islam mahu mengatakan:
"Adakah yang dimaksudkan oleh Allah dengan firman-Nya:
Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka, Maha Benar Allah, adakah yang dimaksudkan adalah umur zuriat keturunan Adam
?"
Kemudian Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani membalasnya, aku katakan:
Sekali-kali tidak, sesungguhnya yang dimaksudkan adalah Arab, Nasrani dan Yahudi, kesemuanya mereka itu dari zuriat keturunan Ibrahim -‘alayhish sholaatu wassalaam-, Allah telah menetapkan untuk membinasakan orang-orang yang kafir dari kalangan mereka dengan Kaukab Azab

Kali terakir ia mendatangi bumi adalah di zaman Khalilullah, Nabi Ibrahim dan Nabi Luth, Ibrahim adalah bapa orang-orang arab, Nasrani dan Yahudi, mereka semua dari zuriat keturunan Ibrahim, kerana itu Allah Ta’ala berfirman:
Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi bumi, lalu Kami kurangi bumi dari segala penjurunya. Maka apakah mereka yang menang?
Maha Benar Allah
[Al Anbiyaa:44]


Ini bermakna terakhir kali melintasnya Kaukab Azab sebelum lintasan kali ini adalah di zaman Khalilullah Nabi Ibrahim dan Nabi Luth -‘alayhimush sholaatu was salaam- hanya sahaja lintasan kali ini adalah yang paling dekat dengan bumi dari lintasan-lintasan sebelumnya semenjak Allah menciptakan langit dan bumi, yang sangat terkesan pada bumi hingga terjadinya matahari terbit dari arah barat tempat terbenamnya


Barangkali ada seorang ilmuwan dari agensi NASA Amerika mahu mengatakan:
"Sesungguhnya kami telah mengetahui tentang Kaukab ini, ianya akan mendatangi bumi dari arah bawah ke arah atas, adakah Kaukab Azab yang melintas di zaman Khalilullah Nabi Ibrahim dan Nabi Luth itu, sebelumnya ia berada di bawah bumi dan kemudian berada di atas bumi, apa yang dilakukannya terhadap orang-orang kafir
?"
Untuk itu Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani membalasnya, aku katakan: Allah Ta’ala berfirman:
Maka Kami jadikan bumi atas itu bumi yang bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari Sijjil. (74) Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda [kekuasaan Kami] bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. (75)
Maha Benar Allah
[Al Hijr]

Bermakna Allah menjadikan di atas bumi ini ada planet yang di bawahnya, lalu Allah menghujani para pendosa dengan bebatuan berapi dari Sijjil, membuatkan sesiapa sahaja yang ditimpakan olehnya menjadi hancur bagaikan daun-daunan yang dimakan ulat, dan pada tiap kali Kaukab Api Sijjil mengorbit, ia meninggalkan bebatuan mengelilingi sekitar bumi, agar ianya menjadi seperti tembakan-tembakan api yang digunakan oleh penjaga Baitullah; burung-burung Ababil; penjaga rumah Allah Ka’bah di pusat bumi dan pusat alam semesta, di Makkah Al Mukarramah

Burung-burung Ababil akan melempari dengan bebatuan dari Sijjil itu, dan menembakkannya kepada sesiapa sahaja dari musuh-musuh sengit Allah, yang mahu melakukan kejahatan dan berbuat kerosakan di Baitullah

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih
Maha Benar Allah
[Al Hajj:25]


Kerana itu ketika Abrahah Al Habsyi mahu meruntuhkan Ka’bah, maka dia mengamatinya dan membinanya di San’aa, supaya orang-orang mendatangi Ka’bah bikinannya itu, maka dari itu Allah mewahyukan kepada penjaga Baitullah (burung-burung Ababil), dan mengirimkan mereka untuk memerangi Abrahah beserta tentera-tentera yang bersamanya, dan penjaga Baitullah telah menghalangi mereka dari meruntuhkan Ka’bah

Allah Ta’ala berfirman:
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?(1) Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka'bah) itu sia-sia? (2) dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, (3) yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari Sijjil -tanah yang terbakar-, (4) lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat). (5)
Maha Benar Allah
[Al Fiil]


Ini kerana Kaukab Sijjil telah meninggalkan bebatuan belerang yang berapi, sebagai perbekalan dan persediaan untuk digunakan oleh tentera Allah burung-burung Ababil, penjaga Baitullah, sejak ianya dibangun oleh Khalilullah, Nabi Ibrahim, dan tembakan-tembakan ini mengitari sekeliling bumi hingga saat ini

Barangsiapa yang nekad untuk berbuat kerosakan di Ka’bah, dengan kekafiran dan kedurhakaan kepada Allah, dan mahu meruntuhkan Baitullah, maka dengan segera penjaga Ka’bah akan mendatangi mereka dan melempari mereka dengan bebatuan berapi Sijjil, bebatuan itu adalah tembakan-tembakan batu belerang berapi, yang akan membuatkan sesiapa sahaja yang terkenanya hancur seperti daun-daunan yang dimakan ulat, bilamana bebatuan berapi itu jatuh menimpa kepala, maka ia akan membakarnya dan menembusinya hingga keluar dari duburnya, membuatkan mereka hancur bagai daun-daunan yang dimakan ulat

Demikian itulah penjaga Baitullah, thoyran abaabiil -burung yang berbondong-bondong-, perbekalan dan persediaan senjata mereka telah Allah tugaskan pada Kaukab Sijjil, yang menyisakan bebatuan belerang berapi sekitar bumi pada setiap kali ia mengorbit, agar ianya menjadi tembakan-tembakan berapi untuk penjaga Ka’bah di Makkah, thoyran abaabiil


Sebagaimana yang telah kami katakan, bahawasanya Kaukab Sijjil adalah Saqar, yang kalian namakan Nibiru Planet X, keberadaannya di bawah tujuh bumi setelah bumi kita, dan Kaukab ini membawa api neraka Allah yang besar, tatkala ia melintasi bumi, ia akan menghujani kebanyakan tempat di bumi dengan bebatuan berapi

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan bumi yang atas itu bumi yang bawah, dan Kami hujani bumi itu dengan batu dari Sijjil -tanah yang terbakar- dengan bertubi-tubi, (82)
Maha Benar Allah
[Hud]


Melalui ayat-ayat muhkamat ini kita mengetahui dengan pasti, bahawa kedudukan Kaukab Azab berada di bawah tujuh bumi setelah bumi kita, barangkali ada seorang dari ulama falak yang mengkaji ruang angkasa mahu mengatakan: Bagaimana engkau tahu setelah bumi kita ini ada tujuh strata bumi bertingkat-tingkat
?
Untuk itu Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani membalasnya, aku katakan: Allah Ta’ala berfirman:
Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudahnya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah
Maha Benar Allah
[Luqman:27]


Dari ayat ini, kita dapat mengetahui bahawa tujuh bumi dapat ditemukan setelah bumi manusia, tempat Al Quran diturunkan, barangkali ada seorang ulama umat Islam mahu menyelaku dengan mengatakan: "Sesungguhnya engkau mengatakan bahawa kelak engkau akan berhujjah dengan kami menggunakan ayat-ayat muhkamat, apakah ada lagi ayat muhkamat dalam Al Quran yang menegaskan ada tujuh bumi setelah bumi kita, sesungguhnya para ulama umat merasa tidak mencukupi bayan keterangan mengenai tujuh bumi
?"
Untuk ini Al Imam Al Mahdi Nasser Mohammed Al Yamani membalasnya, aku katakan: Allah Ta’ala berfirman:
Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu
Maha Benar Allah
[Ath Thalaaq:12]


Ayat ini termasuk ayat muhkamat yang telah Allah jadikannya sebagai bukti yang menegaskan keterangan ayat sebelum ini, bahawa ada tujuh bumi setelah bumi kita yang dihuni manusia ini, ia adalah bumi tempat turunnya perintah, dan perintah itu adalah Al Quran untuk sekalian manusia

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Maha Benar Allah
[Al Hijr:94]


Pada ayat ini Allah mengecualikan bumi kita termasuk dari tujuh bumi, kerana bumi kita adalah induk kita, induk seluruh alam semesta, dari bumilah terpisahnya tujuh langit beserta perhiasannya, tujuh bumi beserta bulan-bulannya

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya
Maha Benar Allah
[Al Anbiyaa:30]


Itulah bumi kita yang telah Allah jadikan air sebagai simbol tanda perwujudannya dalam Al Quran, dan arasy singgahsana kerajaan semesta Allah sebelum itu adalah sesuatu yang padu menyatu sebati di atas bumi, lalu langit dan bumi terpisah darinya

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya
Maha Benar Allah
[Hud:7]


"Adakah engkau fikir kelak ulama Ahlus Sunnah dan Syi’ah akan mempercayaimu
?"
Untuk itu aku balasnya, aku katakan: Allah Ta’ala berfirman:
maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah (kalam) Allah dan keterangan-keterangan-Nya Maha Benar Allah [Al Jaatsiyah:6], jika mereka mendustakan bayan keterangan yang benar bagi Al Quran, maka kelak Allah akan memenangkan dan menzahirkan khalifah-Nya di bumi, kepada Ahlus Sunnah, Syi’ah, seluruh umat Islam dan manusia keseluruhannya, dengan Kaukab Azab pada suatu malam, sedang mereka menundukkan diri pada hari mereka berdoa mengatakan:
"Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman". (12) Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan, (13) kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata: "Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila". (14) Sesungguhnya (kalau) Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar). (15) (Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan
Maha Benar Allah
[Ad Dukhan]


Wahai sekalian orang-orang yang menyelia dan mengawasi laman-laman web internet antarabangsa, tidak sepatutnya kalian menyembunyikan bayan keterangan yang hak bagi Al Quran

Pembenaran terhadap firman Allah Ta’ala:
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati, (159) kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang. (160)
Maha Benar Allah
[Al Baqarah]


Salam ke atas para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam..

Al Imam Al Mahdi; Nasser Mohammed Al Yamani
____________


اقتباس المشاركة: 39447 من الموضوع: حقيقة كوكب العذاب من مُحكم الكتاب ذكرى لأولي الألباب planet-x...

- 4 -
الإمام المهدي ناصر محمد اليماني

10 - 03 - 1430 هـ
07 - 03 - 2009 مـ
12:31 صباحاً
________



بيان المهديّ المنتظَر ناصر محمد اليماني: كوكب سقر Nibiru Planet X ..

بسم الله الرحمن الرحيم، من المهديّ المنتظَر ناصر محمد اليماني من آل البيت المطهَّر خليفة الله على البشر المبعوث بالبيان الحقّ للقرآن ذي الذِّكر الإمام المنتظَر الناصر لمحمدٍ رسول الله - صلّى الله عليه وآله وسلّم - ولذلك واطأ اسم (محمدٍ) في اسمي في اسم أبي (ناصر محمد) لكي يحمل الاسم الخبر وراية الأمر، فلا أتغنّى لكم بالشعر ولا مُبالغٌ بالنثر، وأقسمُ بالله الواحد القهار الذي يدرك الأبصار ولا تدركه الأبصار الذي يبعث من في القبور ويعلمُ خائنة الأعين وما تخفي الصدور إنّني الإمام المهديّ المنتظَر ناصر محمد اليماني نذيرٌ للبشر بالبيان الحقّ للذِّكر بالعلم والمنطق على الواقع الحقيقي ليعلموا الحقائق العلميّة للقرآن ذي الذِّكر ومنها كوكب النار سقر لواحة للبشر من حينٍ إلى آخر وهي بما تسمّونه الكوكب العاشر نيبيرو Nibiru Planet X.

وأُقسمُ بالله الواحد القهار الذي خلق الجانّ من مارجٍ من نارٍ وخلق الإنسان من صلصالٍ كالفخار الذي يُولج الليل في النهار أنّ ما تسمونه الكوكب العاشر Nibiru Planet X هو كوكب النار سقر لواحةٌ للبشر في عصر المهديّ المنتظَر ناصر محمد اليماني الذي يدعو كافة البشر إلى طاولة الحوار موقع الإمام ناصر محمد اليماني لتعليمهم البيان الحقّ للذِّكر نذيراً للبشر بأنهم في عصر أشراط الساعة الكبرى، ومنها أن تدرك الشمس القمر فيولد الهلال من قبل الاقتران فتجتمع الشمس بالقمر وقد هو هلال، وينتج عن ذلك انتفاخ الأهلّة في أوّل الشهر كما حدث في هلال شهر شوال لعام 1429، وأعلنتُ لكم ذلك من قبل الحدث خلال شهر رمضان بأنّه سوف تدرك الشمس القمر في ليلة القدر يوم الأحد 28 من رمضان 1429، ولذلك أعلنتُ للبشر بأنّ المملكة العربيّة السعوديّة سوف تشهد هلال شوال بلا شكٍ أو ريبٍ بعد غروب شمس الإثنين 29 من رمضان 1429 فيعلنون عيد الفطر لثبوت هلال شوال، برغم أنّ كافة تقارير علماء الفلك في البشر تستحيل أن يحدث ذلك بما فيهم وكالة ناسا الأمريكية لأنّه حسب علمهم سوف يغيب القمر قبل الشمس وقالوا: "علميّاً ومنطقيّاً فبما أنّ القمر بالحساب الفلكي الدقيق سوف يغيب قبل غروب شمس الإثنين 29 من رمضان 1429 إذاً فلا بدّ أن يتمّ إكمال رمضان 1429 ثلاثين يوماً". ولكن تقرير المهديّ المنتظَر ناصر محمد اليماني جاء مخالفاً لكافة تقارير البشر حسب رؤية الأهلّة الشرعيّة بإعلان حدث المستحيل قبل أن يحدث نظراً لأنّ الشمس أدركت القمر آية التصديق للمهديّ المنتظَر نذيراً للبشر من قبل أن يسبق الليل النهار بسبب مرور كوكب النار، وهو بما تسمونه الكوكب العاشر Nibiru Planet X أحد أشراط الساعة الكبرى نذيراً للبشر لمن شاء منكم أن يتقدّم أو يتأخر، وذلك تصديقاً للبيان الحقّ للذِّكر في قول الله الواحد القهار:
{كَلَّا وَالْقَمَرِ ﴿٣٢وَاللَّيْلِ إِذْ أَدْبَرَ ﴿٣٣وَالصُّبْحِ إِذَا أَسْفَرَ ﴿٣٤إِنَّهَا لَإِحْدَى الْكُبَرِ ﴿٣٥نَذِيرًا لِّلْبَشَرِ ﴿٣٦لِمَن شَاءَ مِنكُمْ أَن يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَ ﴿٣٧} صدق الله العظيم [المدثر].

وأقسمُ بالله العلي العظيم أنّني لا أتغنى لكم بالشعر ولا مُبالغٌ بغير الحقّ بالنثر، قد أعذر من أنذر يا معشر المعرضين عن البيان الحقّ للذِّ كر مُهمة المهديّ المنتظَر إلى كافة البشر حتى يتبيَّن لهم أنّه الحقّ من ربِّهم وأنه ليس بالسحر ولا بالشعر ولا بالنثر. وإنّني الإمام المهديّ المنتظَر من آل البيت المطهر ناصر محمد اليماني أعلن للمسلمين والكفار أنّهم دخلوا في عصر أشراط الساعة الكبرى وقد أدركت الشمس القمر وسوف يسبق الليل النّهار ليلة مرور كوكب النار وهي بما تسمونه بالكوكب العاشر نيبيرو Nibiru Planet X.

ويا معشر البشر، إنّني الإمام المهديّ المنتظَر لا أخاطبكم من كُتيّباتكم بل بالبيان الحقّ للذِّكر، ومن كان يؤمن بالقرآن العظيم فأنّي أهدي به إلى الصراط المستقيم ولا أتّبع أمر الشيطان الرجيم فأقولُ على الله ما لم أعلم، فلا تقولوا على الله ما لا تعلمون بالظنّ الذي لا يُغني من الحقّ شيئاً، وذلك أمرٌ من الشيطان وليس من الرحمن فاتَّبعتم أمر الشيطان وقلتُم على الله ما لا تعلمون فضلَلْتم وأضلَلْتم، فإن صدَّقتم البيان الحقّ للذِّكر اهتديتم وإن كذّبتم البيان الحقّ للذِّكر هلكتم.

ولربّما يودّ أحد علماء المسلمين السُّنة أو الشيعة أن يقول: "أيّها الإمام ناصر إنّك كذَّاب أشِر ولست المهديّ المنتظَر، ولا نعلم أنّ كوكب النار سقر هو أحد أشراط الساعة الكبرى فإن كنت حقاً الإمام المهديّ المنتظَر فأتنا بآياتٍ بيِّناتٍ من آيات أمّ الكتاب المحكمات تفتينا أنّ كوكب النار سقر أنّها لإحدى أشراط الساعة الكبرى بعد أن تُدرك الشمس القمر نذيراً للبشر لمن شاء منهم أن يتقدّم أو يتأخر حتى يعلم المسلمون وأهل الكتاب أنّ كوكب النار هو الكوكب العاشر Nibiru Planet X، فلا يستطيع أن يُكذّبك علماء المسلمين ولا أهل الكتاب ثم لا يرتاب في الحقّ لا المسلمون ولا أهل الكتاب أنّ كوكب النار هو حقاً الكوكب العاشر بما يسمونه Nibiru Planet X بلا شكٍ أو ريبٍ ثم نعلمُ أنه حقاً كوكب النار تصديقاً لأحد أشراط الساعة الكبرى وآية التصديق للمهديّ المنتظَر".

ومن ثمّ يردّ عليه المهديّ المنتظَر ناصر محمد اليماني وأقول قال الله تعالى:
{وَمَا جَعَلْنَا أَصْحَابَ النَّارِ إِلَّا مَلَائِكَةً ۙ وَمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ إِلَّا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا لِيَسْتَيْقِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَيَزْدَادَ الَّذِينَ آمَنُوا إِيمَانًا ۙ وَلَا يَرْتَابَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْمُؤْمِنُونَ ۙ وَلِيَقُولَ الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَالْكَافِرُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّـهُ بِهَـٰذَا مَثَلًا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ اللَّـهُ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚوَمَا يَعْلَمُ جُنُودَ رَبِّكَ إِلَّا هُوَ ۚ وَمَا هِيَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْبَشَرِ ﴿٣١كَلَّا وَالْقَمَرِ ﴿٣٢وَاللَّيْلِ إِذْ أَدْبَرَ ﴿٣٣وَالصُّبْحِ إِذَا أَسْفَرَ ﴿٣٤إِنَّهَا لَإِحْدَى الْكُبَرِ ﴿٣٥نَذِيرًا لِّلْبَشَرِ ﴿٣٦لِمَن شَاءَ مِنكُمْ أَن يَتَقَدَّمَ أَوْ يَتَأَخَّرَ ﴿٣٧} صدق الله العظيم [المدثر].

ولربّما يودّ أن يُقاطعني أحد علماء المسلمين أو الكفار فيقول: "يا أيّها المهديّ المنتظَر ناصر محمد اليماني صاحب البيان للذِّكر، فهل يوم مرورها كما يتوقّع الكفار في يوم الجمعة /21/ ديسمبر في العام ألفين واثني عشر؟". ومن ثمّ يردّ عليه الإمام المهديّ المنتظَر بالبيان الحقّ للذكر: أنّها لن تأتيهم إلا بغتةً فتبهتهم فلا يستطيعون ردها ولا هم يُنظرون. تصديقاً لوعد الله الحقّ في قوله تعالى:
{خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ ﴿٣٧﴾ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٣٨﴾ لَوْ يَعْلَمُ الَّذِينَ كَفَرُوا حِينَ لَا يَكُفُّونَ عَن وُجُوهِهِمُ النَّارَ وَلَا عَن ظُهُورِهِمْ وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ ﴿٣٩﴾ بَلْ تَأْتِيهِم بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ ﴿٤٠﴾} صدق الله العظيم [الأنبياء].

- "إذاً متى يتوقعها المهديّ المنتظَر ناصر محمد اليماني؟". ومن ثمّ أردُّ عليه بالحقِّ وأقول: بقيت لها ساعةٌ قدريّةٌ واحدةٌ من لحظة ميلاد هلال ذي القعدة لعام 1428 للهجرة، والساعة القدريّة هي ألف ساعةٍ قمريّة بحساب يوم القمر، والألف الساعة القمريّة تعدل ثلاثين ألف ساعةٍ أرضيّة من ساعاتكم التي بأيدكم حتى إذا مضت وانقضت فلا تستقدمون ساعةً ولا تستأخرون، تصديقاً لقول الله تعالى:
{وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ﴿٢٩قُل لَّكُم مِّيعَادُ يَوْمٍ لَّا تَسْتَأْخِرُونَ عَنْهُ سَاعَةً وَلَا تَسْتَقْدِمُونَ ﴿٣٠} صدق الله العظيم [سبأ]. وكُلّ يوم هو في شأن بسبب الدعاء من عباده فإن يشاء يؤخّره أكثر من ذلك فكلّ يومٍ هو في شأن. تصديقاً لقول الله تعالى: {قُلْ مَا يَعْبَأُ بِكُمْ رَبِّي لَوْلَا دُعَاؤُكُمْ ۖ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُونُ لِزَامًا ﴿٧٧} صدق الله العظيم [الفرقان]، فإذا كذبتم فسوف يكون لزاماً في ساعته المعلومة وإلى الله تُرجع الأمور.

وأريد لكم النجاة وليس الهلاك فلا تُنظِروا التصديق بالبيان الحقّ للذِّكر حتى ترَوا أحجار العذاب الأليم، وقد خوَّف الكفارَ محمدٌ رسول الله - صلّى الله عليه وآله وسلّم - بكسف الحجارة بالدُّخان المُبين، ولذلك قالوا:
{أَوْ تُسْقِطَ السَّمَاءَ كَمَا زَعَمْتَ عَلَيْنَا كِسَفًا} صدق الله العظيم [الإسراء:92]، ولذلك قالوا:{وَإِذْ قَالُوا اللَّـهُمَّ إِن كَانَ هَـٰذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِّنَ السَّمَاءِ} [الأنفال:32]، وتلك الحجارة الموعودة من كوكب النار سجيل وقد جاء أجلها وأنتم عن البيان الحقّ معرضون.

ولربّما يودّ أن يقاطعني أحد علماء الفضاء بوكالة ناسا الأميركية فيقول: "إن كانت كما تقول كوكب العذاب فأثبت لنا من القرآن حقيقة علميّة في شأن دوران الكوكب العاشر سقر فقد اكتشفنا بالعلم الحديث أنّ محور دورانه يميل عن بقية محاور الكواكب الأخرى بخمسة وأربعين درجةً وبسبب هذا الميل فإنّه يأتي للأرض من الأطراف أي من جهة الأقطاب، ولو كانت الأرض كرويةً تماماً لما كان لها أطراف ولكنّها شبه كرويةٍ، ولذلك اختلف طول خطوط العرض والطول وأطراف الأرض منتهى القطبين شمالاً وجنوباً. فهل ذكر القرآن أنّ كوكب العذاب يأتي للأرض من الأطراف وليس من الشرق والغرب؟ وبما أنّ الله يتوعّد في القرآن أن يرينا آياته فنعرفها بالعلم والمنطق على الواقع الحقيقي، فهل أخبر في القرآن العظيم أنّه سوف يحيطنا بعلمها من قبل أن تأتي؟ وذلك لأنّنا علماء وكالة ناسا الأميركية قد أحطنا بعلم الكوكب Nibiru Planet X وعلمنا أنّه يأتي للأرض من أطرافها أي من جهة الأقطاب فينقص الأرض من البشر في يوم مروره بمعنى أنه يهلك كثيراً منهم، فهل أخبركم القرآن إن كان من لدن حكيم عليم بأنّ كوكب العذاب يأتي للأرض من أطرافها. وكذلك هل أخبركم أنه سوف يحيطنا بعلمها واقترابها ومن ثم يتوعدنا الله بذلك؟".

ومن ثمّ يردّ عليه الإمام المهديّ ناصر محمد اليماني وأقول: قال الله تعالى:
{أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا ۚ وَاللَّـهُ يَحْكُمُ لَا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِ ۚوَهُوَ سَرِيعُ الْحِسَابِ ﴿٤١} صدق الله العظيم.[الرعد‏].

وهذه من الآيات العلميّة تجدونها بالحقّ على الواقع الحقيقي، فهل وجدتم بما تسمّونه بالكوكب العاشر نيبيرو علميّاً يأتي للأرض من الأطراف فينقص الأرض من البشر؟ وذلك هو كوكب النار سقر لواحة للبشر فتظهر لهم من حين إلى آخر بعد أمدٍ بعيدٍ وسوف يغلب الله بها كافة الكفار بالذِّكر ويظهر بها المهديّ المنتظَر على كافة البشر في ليلة وهم صاغرون؛ المعرضين عن البيان الحقّ للذِّكر. تصديقاً لقول الله تعالى:
{لَوْ يَعْلَمُ الَّذِينَ كَفَرُوا حِينَ لَا يَكُفُّونَ عَن وُجُوهِهِمُ النَّارَ وَلَا عَن ظُهُورِهِمْ وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ ﴿٣٩بَلْ تَأْتِيهِم بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ ﴿٤٠وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّن قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُم مَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ ﴿٤١قُلْ مَن يَكْلَؤُكُم بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مِنَ الرَّحْمَـٰنِ ۗ بَلْ هُمْ عَن ذِكْرِ رَبِّهِم مُّعْرِضُونَ ﴿٤٢أَمْ لَهُمْ آلِهَةٌ تَمْنَعُهُم مِّن دُونِنَا ۚ لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَ أَنفُسِهِمْ وَلَا هُم مِّنَّا يُصْحَبُونَ ﴿٤٣بَلْ مَتَّعْنَا هَـٰؤُلَاءِ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُ ۗ أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا ۚ أَفَهُمُ الْغَالِبُونَ ﴿٤٤قُلْ إِنَّمَا أُنذِرُكُم بِالْوَحْيِ ۚ وَلَا يَسْمَعُ الصُّمُّ الدُّعَاءَ إِذَا مَا يُنذَرُونَ ﴿٤٥وَلَئِن مَّسَّتْهُمْ نَفْحَةٌ مِّنْ عَذَابِ رَبِّكَ لَيَقُولُنَّ يَا وَيْلَنَا إِنَّا كُنَّا ظَالِمِينَ ﴿٤٦} صدق الله العظيم [الأنبياء].

ولربّما يودّ أحد علماء المسلمين أن يقول: "وهل يقصد الله بقوله تعالى:
{بَلْ مَتَّعْنَا هَـٰؤُلَاءِ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُ} صدق الله العظيم، فهل يقصد عُمُرَ ذرية آدم؟". ثمّ يردّ عليه الإمام المهديّ ناصر محمد اليماني وأقول: كلا، وإنّما يقصد العرب والنصارى واليهود فجميعهم من ذرية إبراهيم عليه الصلاة والسلام وكتب الله ليهلكنَّ الكافرين منهم بكوكب العذاب، وآخر مرةٍ أتى الأرض في عصر خليل الله إبراهيم ولوط، وإبراهيم هو أبو العرب والنصارى واليهود فهم من ذُرية إبراهيم، ولذلك قال الله تعالى: {بَلْ مَتَّعْنَا هَـٰؤُلَاءِ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُ ۗ أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا ۚ أَفَهُمُ الْغَالِبُونَ ﴿٤٤} صدق الله العظيم [الأنبياء].

بمعنى أنّ آخر مرةٍ لمرور كوكب العذاب قبل هذه المرة هو في عصر خليل الله إبراهيم ولوط عليهم الصلاة والسلام، غير أنّ هذه المرة هي أقرب كافّة المرورات منذ أن خلق الله السماوات والأرض مما يجبر الأرض لطلوع الشمس من مغربها.

ولربّما يودّ أحد علماء وكالة ناسا الأميركية أن يقول: "لقد أحطنا بعلم هذا الكوكب أنّه يأتي إلى الأرض من الأسفل إلى الأعلى، فهل كوكب العذاب الذي مرّ في عصر خليل الله إبراهيم ولوط كان بسافلها ثم صار عاليها وماذا فعل بالكفار؟". ومن ثمّ يردّ عليه الإمام المهديّ ناصر محمد اليماني ويقول: قال الله تعالى:
{فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّن سِجِّيلٍ ﴿٧٤إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّلْمُتَوَسِّمِينَ ﴿٧٥} صدق الله العظيم [الحجر]، بمعنى أنّه جعل عالي الأرض كوكباً بسافلها فأمطر الله على المجرمين أحجاراً من سجيل من نار تجعل من أصابته كعصفٍ مأكولٍ، وفي كلِّ مرةٍ لدورة كوكب النار سجيل الذي هو ذاته كوكب النار يترك أحجاراً تدور حول كوكب الأرض لتكون كطلقاتٍ ناريةٍ يستخدمها حرس بيت الله المُعظم؛ طيراً أبابيل؛ حرس بيت الله العتيق بمركز الأرض والكون بمكة المكرمة فترمي بها من يُرٍد فيه بإلحاد من ألدّ أعداء الله. تصديقاً لقول الله تعالى: {وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ الَّذِي جَعَلْنَاهُ لِلنَّاسِ سَوَاءً الْعَاكِفُ فِيهِ وَالْبَادِ ۚ وَمَن يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍ نُّذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ} صدق الله العظيم [الحج:25].

ولذلك حين أراد أبرهة الحبشي أن يهدم البيت العتيق فيحضره ويبنيه في صنعاء حتى يأتي الناس إليه، ولذلك أوحى الله إلى حرس بيته العتيق وأرسلهم لحرب أبرهة ومن معه وصدَّهم عن تهديم بيت الله المعظم. وقال الله تعالى:
{أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ﴿١﴾ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ﴿٢﴾ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ﴿٣﴾ تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ ﴿٤﴾ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ ﴿٥﴾} صدق الله العظيم [الفيل].

ولذلك ترك كوكب سجيل أحجاراً كبريتيّةٍ وهي لتكون مؤونةً لجند الله طيراً أبابيل حرس البيت العتيق منذ أن بناه خليل الله إبراهيم، وهذه الطلقات تدور حول الأرض إلى حدّ الساعة ومن يُرد فيه بإلحادٍ كفراً وعناداً لله ويريد هدم بيت الله المعظم كذلك يأتيه الحرس من فورهم فترميهم بحجارةٍ من سجيلٍ، وهي طلقات كبريتيّةٍ ناريّةٍ تجعل من أصابته كعصفٍ مأكولٍ إذا وقعت برأسه تشْوِيه حتى تخرج من دبره فتجعله كعصفٍ مأكولٍ، أولئك حرس بيت الله العتيق طيراً أبابيل ومؤونتها قد كلَّف الله بها كوكب سجيل فيترك من أحجاره الكبريتية حول الأرض في كلّ دورة لتكون طلقات نارية للحرس المكّي طيراً أبابيل.

وكما قلنا أنّ كوكب سجيل سقر وهو بما تسمونه Nibiru Planet X موقعه أسفل الأراضين السبع من بعد أرضنا ويحمل هذه الكوكب نار الله الكُبرى وإذا مرَّت فإنها تمطر على كثيرٍ من بقاع الأرض. تصديقاً لقول الله تعالى:
{فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِّن سِجِّيلٍ مَّنضُودٍ ﴿٨٢مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ ۖ وَمَا هِيَ مِنَ الظَّالِمِينَ بِبَعِيدٍ ﴿٨٣} صدق الله العظيم [هود]، ومن خلال هذه الآيات المحكمات نعلم علم اليقين أنّ موقع كوكب العذاب بأسفل الأراضين السبع من بعد أرضنا.

ولربّما يودّ أحد علماء الفلك والفضاء أن يقول: وما يُدريك أنّها توجد من بعد أرضِنا سبعة أراضين طباقاً؟ ومن ثمّ يردّ عليه الإمام المهديّ ناصر محمد اليماني وأقول: قال الله تعالى:
{وَلَوْ أَنَّمَا فِي الْأَرْضِ مِن شَجَرَةٍ أَقْلَامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِن بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّـهِ} صدق الله العظيم [لقمان:27]، ومن خلال هذه الآية نعلم إنّ الأراضين السبع يوجدن من بعد أرض البشر التي يتنزَّل فيها الذِّكر.

ولربّما يودّ أحد علماء المسلمين أن يقاطعني فيقول: "إنك تقول إنك سوف تجادلنا بآياتٍ مُحكماتٍ فهل لديك آية مُحكمة تعلمها في القرآن العظيم تؤكد بأنّ الأراضين السبع من بعد أرضنا، فقد عجز عن بيان الأراضين السبع كافة علماء الأمّة؟". ومن ثمّ يردّ عليه الإمام المهديّ ناصر محمد اليماني وأقول: قال الله تعالى:
{اللَّـهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّـهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّـهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا ﴿١٢} صدق الله العظيم [الطلاق].

وهذه من الآيات المُحكمات جعلها الله برهاناً تأكيداً لبيان الآية السابقة أنّ الأراضين السبع يوجدن من بعد أرضنا نحن البشر وأرضنا هي الأرض التي يتنزَّل فيها الأمر، والأمر هو الذِّكر إلى كافة البشر. تصديقاً لقول الله تعالى:
{فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ ﴿٩٤} صدق الله العظيم [الحجر]، وفي هذه الآية أخرج الله أرضنا عن السبعة الأراضين لأنّها أمّنا وأمّ الكون كلّه التي انفتقت منها السماوات السبع وزينتها والأرضيين السبع وأقمارها. تصديقاً لقول الله تعالى: {أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا} صدق الله العظيم [الأنبياء:30].

وهي التي جعل الله رمزها الماء في القرآن العظيم، وكان عرش الملكوت الكوني رتقاً واحداً مدكوكاً عليها ومن ثم انفتقت السماوات والأرض منها. تصديقاً لقول الله تعالى:
{وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا} صدق الله العظيم [هود:7].

- "وهل تظنّ علماء السُّنة والشيعة بشأنك سوف يصدقون؟". ومن ثمّ أردُّ عليه وأقول: قال الله تعالى:
{فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَ اللَّـهِ وَآيَاتِهِ يُؤْمِنُونَ} صدق الله العظيم [الجاثية:6]، فإن كذَّبوا بالبيان الحقّ للذِّكر فسوف يُظهر الله خليفته في الأرض على السُّنة والشيعة وكافة المسلمين والناس أجمعين بكوكب العذاب في ليلةٍ وهم صاغرون يوم يقولون: {رَّبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ ﴿١٢أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُّبِينٌ ﴿١٣ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوا مُعَلَّمٌ مَّجْنُونٌ ﴿١٤إِنَّا كَاشِفُو الْعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمْ عَائِدُونَ ﴿١٥يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرَىٰ إِنَّا مُنتَقِمُونَ ﴿١٦} صدق الله العظيم [الدخان].

ويا معشر المشرفين على المواقع في الأنترنت العالميّة، لا ينبغي لكم كتم البيان الحقّ للقرآن العظيم. تصديقاً لقول الله تعالى:
{إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَىٰ مِن بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِي الْكِتَابِ أُولَـٰئِكَ يَلْعَنُهُمُ اللَّـهُ وَيَلْعَنُهُمُ اللَّاعِنُونَ ﴿١٥٩﴾ إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَـٰئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ ﴿١٦٠﴾} صدق الله العظيم [البقرة:159].

وسلامٌ على المرسلين والحمد لله ربّ العالمين ..
الإمام المهديّ ناصر محمد اليماني .
____________